Pengusaha Muda

Mendag Lutfi Akui Jumlah Pengusaha Umkm Besar Namun Untuk Ekspor Masih Kecil

Tangerang – Kementerian Perdagangan dalam ajang Trade Expo Indonesia ke-34 tahun 2019 meluncurkan situs resmi yang menyediakan informasi lengkap untuk melakukan ekspor dan impor, serta syarat investasi. Tembak Ikan Terpercaya Setiawan menyadari, bahwa untuk menuju ke sana teman-teman UMKM Lumajang masih kesulitan masalah pendanaan. Mengingat, untuk melakukan ekspor mereka harus punya kapasitas produksi sekian banyak.

Tarif pungutan US$ 55 per ton dengan asumsi harga CPO berada di bawah atau sama dengan US$ 670 per ton. Pemerintah Indonesia menyediakan berbagai fasilitas bisnis untuk mendukung bisnis lokal agar bisa memasarkan produknya ke negara lain. Di situs Anda bisa melihat data perwakilan perdagangan dari Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional yang ada di lima benua. Selain itu ada juga pameran-pameran internasional untuk produk ekspor yang di fasilitasi oleh pemerintah Indonesia, contohnya adalah Trade Expo Indonesia.

“Alasan penghentian pengawasan tersebut adalah tidak ditemukannya kandungan histamin yang melewati ambang batas dalam dua tahun terakhir pada produk ikan kalengan yang diekspor perusahaan tersebut,” jelas dia. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Indrasari Wisnu Wardhana, mengatakan penghentian pengawasan intensif ini akan membuat produk ikan tuna kalengan dari eksportir asal Indonesia lebih cepat dan bebas masuk ke Spanyol. Adapun DJBC, menyediakan layanan khusus berupa klinik ekspor untuk mendorong UMKM dan IKM memulai ekspor. Klinik ekspor itu ada di setiap kantor vertikal DJBC, yang akan menjadi rumah inkubator agar produk UMKM dan IKM bisa segera diekspor.

Pengusaha Ekspor

Putri Calon Gubernur Bengkulu Agusrin M Najamudin ini melihat peluang usaha yang dilakukan warga Padang Serai Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu Haryoto memiliki potensi jika dipasarkan di Jakarta dan Bandung. Apalagi selama ini juga banyak permintaan produk jeruk kalamansi dari Bengkulu untuk diekspor ke Singapura, Korea Selatan, Jepang, Hongkong, Arab Saudi maupun Australia. Ia mengatakan pihaknya siap memberikan kemudahan bagi pelaku usaha yang melakukan ekspor langsung dari Kendari, baik itu yang melalui pelabuhan maupun yang melalui bandara.

Kedua, eksportir datang ke Bea Cukai untuk mengurus surat Pemberitahuan Ekspor Barang dan membayar seluruh kewajiban, seperti pajak ekspor dll. “Oleh sebab itu, RCEP sangat berpotensi untuk memperkuat perdagangan kita dengan sesama negara anggota dan memperluas jangkauan Indonesia dalam rantai nilai global,” tukas Mendag. Dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas yang dimiliki anggota RCEP dengan anggota non-RCEP, produk Indonesia juga dapat mengambil kesempatan untuk memanfaatkan skema preferensi ke negara-negara non-RCEP. Hal ini merupakan operasionalisasi dari konsep pendalaman rantai nilai regional di kawasan RCEP untuk memperluas jangkauan memasuki rantai nilai global.

Momentum yang tengah berjalan saat ini perlu dikawal oleh pemerintah untuk mencegah adanya kerusakan ekosistem, seperti penurunan kualitas, penyusutan pasar, hingga penumpukan bahan mentah yang dapat berakibat anjloknya harga. “Penerapan standar perlu digemakan pada seluruh pelaku industri porang agar kepercayaan pasar kepada produk Indonesia tidak akan luntur,” ungkap Yoyok dalam webinar. Di tengah kondisi sulit, kata Nurwahidi, pihaknya masih bisa memenuhi goal produksi yang dicanangkan pemerintah. “Jangka panjang goal produksi minyak satu juta barel per hari dan untuk gasoline 12 miliar standar kaki kubik per hari pada 2030,” katanya.

Terutama untuk produk natural, padahal tidak hanya natural, ada industri makanan, life-style dan kosmetik untuk diekspor. Mungkin dengan mengoptimalkan mereka, tentu kita bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri daripada mengandalkan pada impor,” jelas Liliek Noer. “UKM masih sulit menembus pasar ekspor, karena minimnya informasi pasar, dokumen persyaratan, kualitas produk yang tidak konsisten, kapasitas produksi, biaya sertifikasi yang tidak murah, hingga kendala logistik,” papar Menteri Teten. Karena mudahnya informasi yang bisa didapatkan dari berbagai sumber khususnya web maka belajar bisnis ekspor bukanlah perkara yang sulit dilakukan.

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Bidang Perdagangan, Perindustrian, ESDM melakukan kegiatan pelepasan ekspor perdana untuk komoditi makanan olahan dan minuman.